Terimalah seadanya...inilah yg mampu disumbangkan

Rabu, 20 April 2011

Persis air sungai yang mengalir...

Sesekali aku merenung air terjun dari puncak bukit. Ia terus mengalir ke muara. Deruannya ada ketikanya amat kuat kedengaran. Indah dan damainya hati merenung kejadian Allah yang maha hebat. Burung-burung beterbangan ke sana kemari di atas permukaan air dan sering kali aku tertanya-tanya apa yg ada di benak fikiran burung-burung itu. Mungkin tidak ada apa yg difikirkan hanya terbang dan mencari makanan untuk meneruskan kehidupan.

kehidupan manusia persis seperti air terjun. Air yang tidak pernah berhenti dari mengalir. Meskipun ada pepohon yang tumbang dan batu besar yang menghalang ia akan tetapi mengalir tanpa boleh disekat-sekat. Tegasnya ia sesekali tidak kenal putus asa.Begitu juga dengan manusia...jangan mudah berputus asa dengan apa juga ujian dari Allah. Hadapi dengan tabah..bulatkan hati dan jangan cepat melambai sapu tangan putih lantas mengaku kalah

Air terjun kemudian mengalir ke sungai tidak pernah berbalik arah. Tidak seperti air laut ada pasang surutnya. Begitulah dengan kehidupan kita. Berjalan dan terus berjalan ke hadapan. jangan mundur dalam perjuangan. Genggam bara api biar terus jadi arang, membujur lalu melintang patah.Mehnah pasti datang, iman kita akan tetap diuji. pokok pangkalnya adakah kita mampu menjadi air sungai yang terus mengalir hingga bercantum di muara lautan.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Catat Ulasan